deddynoer: Winproxy Sebagai Bandwidth Limiter

Setelah beberapa hari yang lalu, seperti yang telah saya posting bahwa saya sedang membutuhkan sebuah software sebagai bandwidth limiter atau pembatas bandwidth yang memiliki basis operating system Windows. Dikarenakan beberapa user dalam satu gedung yang tergabung dalam sebuah Local Area Network masih kurang peduli terhadap user lain yang juga membutuhkan koneksi internet, sedangkan internet service provider yang dipilih adalah yang murah, walaupun juga terkenal kurang begitu cepat, yaitu Telkom Speedy Paket Office, maka saya merasa sangat perlu untuk membagi jatah bandwidth yang tersedia sehingga tidak terjadi monopoli dari beberapa user. Mungkin apa yang telah dilakukan oleh user berlangganan koneksi internet bersama tersebut tidak perlu saya sebutkan lagi disini, karena sudah terkupas tuntas pada postingan sebelumnya.

Setelah mencari pada arsip software di komputer yang ada dirumah, barangkali ada software yang bisa saya gunakan untuk mengatasi masalah ini, ternyata hasilnya nihil dan saya hanya menemukan CCProxy 6.3 serta Winproxy versi 1.5.1, keduanya memang bisa digunakan sebagai proxy bagi koneksi internet dan berjalan pada Windows, tetapi kebutuhan saya pada saat ini tidak mampu dilakukan oleh kedua software tersebut.

Saya menginginkan sebuah software yang sangat ampuh untuk memberikan koneksi internet yang sama rata (jika bisa) ke semua user, tanpa adanya perebutan bandwidth dengan cara-cara yang kotor, semisal penggunaan aplikasi downloader. Karena dari pengamatan yang saya lakukan selama beberapa hari, hampir di tiap komputer telah terinstal aplikasi downloader, dimana ketika digunakan akan menyedot bandwidth yang sangat banyak dan akan memaksa browser dari user lain tertunda atau bahkan berhenti untuk menampilkan halaman yang diinginkan. Ini tentu saja mengakibatkan berkurangnya kenyamanan dari pengguna koneksi internet bersama, dan dengan software bandwidth limiter saya harapkan bisa meminimalisir hal tersebut.

Setelah berburu kesana-kemari dan atas bantuan mesin pencari yang dimiliki oleh google, maka akhirnya saya dipertemukan dengan sebuah aplikasi pembatas bandwidth yang saya rasa akan mampu untuk menampung apa yang saya inginkan dalam melakukan pengelolaan jaringan. Beberapa kali pula saya tersesat oleh tehnik SEO yang dilakukan oleh beberapa web yang telah teroptimisasi dengan baik, sehingga masuk ke sebuah web yang hanya menampilkan daftar software bandwidth limiter, dan untuk mendownloadnya harus masuk ke sebuah halaman lain yang bukan merupakan bagian dari web tersebut. Setelah sampai pada menu download, ternyata software yang saya inginkan tidak dapat untuk didownload. Benar-benar sebuah perburuan yang memakan waktu tidak sedikit serta dibutuhkan kegigihan dan kesabaran dalam menemukan software bandwidth limiter yang saya butuhkan.

Setelah membaca tutorial yang disertakan dalam paket download, maka segera saya melakukan instalasi Winproxy version 6.1 R1b. Walaupun saya telah pernah menggunakan Winproxy version 1.5, tetapi melihat dari yang ditawarkan oleh Winproxy version 6.1 R1b, saya merasa lebih yakin kebutuhan saya akan sebuah software bandwidth limiter yang berjalan pada Windows dapat terpenuhi. Setelah melakukan instalasi, maka segera saya coba untuk melakukan pengisian user dengan memasukkan IP yang telah terdaftar, kemudian mengaktifkannya setelah sebelumnya saya matikan CCProxy 6.3 yang sebelumnya dipakai sebagai bandwidth limiter dan sepertinya tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Dengan menggunakan Winproxy version 6.1 R1b, walaupun tidak memiliki fasilitas untuk membatasi jumlah tab browser yang dapat dibuka oleh user seperti yang disediakan oleh CCProxy, tetapi saya mulai merasakan sebuah suasana baru dalam perebutan koneksi internet bersama ini. Pengguna dapat dengan jelas terlihat sedang melakukan aktifitas apa dan jika seorang user telah melancarkan sebuah serangan untuk melakukan penyerobotan bandwidth dengan cara paksa, maka sebagai admin juga harus bertindak dengan mematikan koneksi user tersebut atau bahkan mengeluarkannya dari daftar user yang diperkenankan untuk menggunakan koneksi internet melalui pembatas bandwidth ini.

Karena saya tidak dapat mengingat dimana saya mendapatkan software bandwidth limiter Winproxy version 6.1 R1b dan karena ini merupakan sebuah program yang saya rasa tidak legal, karena terdapat sebuah file untuk melakukan crack terhadap registry sehingga aplikasi ini dapat digunakan layaknya aplikasi berbayar, maka saya tidak memberikan link kepada perusahaan pembuat software ini, daripada terkena somasi karena menyebarkan software bajakan. [disadur dari: www.sapimoto.com]

Explore posts in the same categories: LAIN-LAIN

2 Komentar pada “deddynoer: Winproxy Sebagai Bandwidth Limiter”

  1. sapimoto Says:

    Mas, ada yang sedikit error pada link judul posting…
    Bukan hanya pada posting ini, tetapi juga pada beberapa posting dibawahnya, mungkin ada yang terlewat pada saat edit html…
    Semoga berkenan dengan kritik yangs aya berikan…
    Terimakasih…

  2. maulanakazep Says:

    CCProxy cukup mas,…saya pake buat bagi bandwidth tapi harus udah di crack jangan trial,….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: