deddynoer: Kekurangan dalam menulis blog 2




Dalam menyikapi komentar

1. Moderasi komentar

Saat menulis blog, kita bisa memilih apakah akan memperbolehkan komentar dari siapa saja atau moderasi komentar. Jika settingan moderasi komentar diaktifkan, komentar tidak langsung di-approve, Anda akan menerima email yang berisi pertanyaan akan meng-approve komentar tersebut atau menghapus komentar itu. Ini memang lebih aman untuk menghindari komentar-komentar yang kasar atau iklan, tetapi pengunjung tidak begitu suka jika komentar yang baru ditulis tidak segera muncul. Setting komentar untuk blog di WordPress.com bisa dilihat di bagian Setting -> Discussion, atau di http://nama-blog-anda.wordpress.com/wp-admin/options-discussion.php

2. Menghapus komentar

Jika komentar ada yang tidak sopan atau yang hanya berisi iklan, tentu membuat Anda tidak suka. Anda boleh menghapusnya, karena pemilik blog memiliki hak penuh terhadap isi blognya. Tetapi saran dari saya, komentar tersebut jangan dihapus tetapi diganti dengan yang lebih sopan. Dengan harapan pengirim komentar itu tidak marah dan menyadari kesalahannya. Misalnya saat saya menulis tentang radiasi handphone, Anda komentar pengunjung yang bunyinya kurang lebih:

Percaya SMS MERAH? Bullshits!!!!!!!!!!! Orang Indonesia nggak punya otak! Mikir pakai dengkul!!!!

Mungkin bukan ditujukan kepada saya, tetapi saya ganti menjadi:

orang indonesia mikir pake dengkul )

3. Tidak menjawab komentar

Banyak komentar yang berisi pertanyaan atau saran, sebaiknya ditanggapi. Pengunjung blog yang bertanya, biasanya akan kembali lagi ke halaman yang sama dalam 1 atau 2 hari atau saat dia online lagi. Jika pertanyaannya belum dijawab, tentu dia akan kecewa.

4. Membiarkan komentar yang berisi iklan atau kasar

Jika ada komentar yang kasar atau berisi iklan, segera diedit atau dihapus. Jika tidak dihapus, itu akan menganggu konsentrasi pembaca lain.

Dalam memberi komentar

1. Komentar yang berisi iklan / tidak sopan

Komentar yang berisi iklan atau tidak ada hubungannya dengan isi adalah tidak etis, dan pemilik blog akan menghapus komentar tersebut. Lebih parah lagi jika pemilik blog mengklik sebagai SPAM dan melaporkannya ke penyedia layanan blog (misalnya wordpress.com). Jika ID Anda sudah dicap SPAM oleh penyedia layanan blog, maka komentar Anda akan selalu masuk moderasi. Untuk menghindari komentar kita dianggap SPAM, pastikan link maksimal 2 dan istirahatlah 5 menit sebelum memposting komentar baru.

2. Komentar yang singkat

Banyak sekali pengunjung yang komentar singkat, misalnya “thanks”, “artikel oke”, sebenarnya tidak masalah, tapi bisa dipastikan pemilik blog akan sedikit tersanjung ) tetapi tidak merangsang pemilik blog untuk mengunjungi balik blog / website pemberi komentar. Kalau komentar Anda bermutu, pasti pemilik blog akan tertarik untuk mengetahui siapa sih Anda sebenarnya. Dalam hati berkata, kok keren ya komentarnya?

3. Tidak menulis URL atau menulis URL yang salah

Kalau Anda ingin web/blog Anda dikenal orang, sebaiknya menuliskan URL pada kolom yang disediakan saat memberi komentar. URL yang salah, misalnya http://yahoo/ (yang benar http://yahoo.com) akan merugikan pemilik blog karena merupakan dead link.

Kesalahan yang berhubungan dengan SEO

SEO (Search Engine Optimization) adalah usaha optimisasi halaman web/blog agar memiliki peringkat tinggi dalam Search Engine (misalnya Google, Yahoo, MSN). Tujuannya adalah ketika pengunjung Search Engine mengetikkan kata kunci tertentu, halaman web Anda berada di urutan paling atas. Beberapa kesalahan yang berhubungan dengan SEO adalah:

  1. Menerapkan SEO berlebihan, misalnya dengan mengulang kata kunci terlalu banyak.
  2. Menerapkan Black SEO, yaitu mencurangi Search Engine, misalnya dengan doorway, cloak, kata yang tidak terlihat (terlalu kecil atau warnanya sama dengan background).
  3. Mengikuti program paid link atau MLM link.
  4. Link ke blacklist. Sebelum Anda memasang link dalam blog Anda, misalnya sebagai referensi atau blogroll, pastikan halaman tersebut ada dalam search engine (Google). Jika belum ada, ada kemungkinan halaman tersebut termasuk blacklist Google. Link ke halaman blacklist akan menyebabkan halaman/web/blog Anda kena blacklist juga. Di-blacklist berarti dikeluarkan dari Search Engine.
  5. Link dari blacklist. Sebelum melakukan promosi blog dengan mendaftarkan ke directory atau iklan, pastikan directory tersebut bukan blacklist dari google, dengan cara memasukkan URL-nya ke Google. Link dari blacklist akan berakibat buruk pada SEO (pendapat ini kontroversial).
  6. URL Forwarding. URL Forwading biasanya digunakan untuk menyingkat URL (misalnya fasilitas yang diberikan oleh http://www.co.nr, http://www.vze.com). Dengan URL Forwarding, kata-kata dalam halaman Anda tidak terindeks, yang terindeks adalah URL dan description-nya saja.
  7. Mendaftar ke directory yang tidak adil. Penulis tidak menyukai directory yang menggunakan atribut nofollow/redirect dan directory tersebut mengharuskan kita memasang link balik dalam homepage (ini tidak adil kan?).

Kesalahan yang berhubungan dengan promosi

1. Spam

Spam adalah pesan yang tidak dikehendaki. Spam bisa dilakukan dengan email atau komentar di blog. Pesan ini biasanya berisi iklan agar mengunjungi web/blog tertentu. Resikonya, jika Anda melakukan Spam dan dilaporkan banyak orang, alamat email atau IP Adress Anda akan ditandai sebagai Spam, sehingga tiap kali mengirim komentar selalu dimoderasi. Mengirim email SPAM berakibat tiap kali Anda mengirim email, masuknya ke folder BULK/SPAM/MASSAL.

2. URL yang sulit diingat

Ada beberapa bloger yang menggunakan URL yang susah diingat, misalnya http://D300YNO3R.blogspot.com. Siapa yang bisa mengingat URL ini?

3. Memposting berita bohong

Ada bloger yang rela berbohong hanya demi trafik, misalnya dengan memposting berita tentang adanya korban SMS Merah, memposting berita tentang kamera tembus pandang yang dijual di Glodok, dan lain-lain. Jika Anda ketahuan memposting berita bohong, pengunjung enggan datang lagi di masa yang akan datang.

Kesalahan di luar teknis

Banyak sekali kesalahan di luar teknis yang dilakukan oleh bloger, misalnya:

  1. Menulis blog tanpa tujuan.
  2. Obsesi pada komentar, dia akan merasa kecewa saat tulisannya tidak ada komentar.
  3. Obsesi pada trafik, dia akan merasa kecewa dan berhenti berkarya saat pengunjung blognya sedikit.
  4. Mengabaikan istrirahat atau pekerjaan utamanya saat menulis blog.
  5. Tanpa identitas.

Demikian daftar kesalahan-kesalahan yang sering dibuat oleh bloger. Dengan menghindari kekurangan itu, blog kita akan mendapat pengunjung yang lebih banyak.
Selamat mencoba…


Explore posts in the same categories: Tentang Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: