deddynoer: DMOZ Open Directory Project

DMOZ (Open Directory Project) adalah direktori yang paling sering di rekomendasikan, selain direktori Yahoo! dan direktori MSN, sehingga banyak webmasters yang menempatkan direktori DMOZ sebagai must submitted directory, namun begitu direktori ini ibarat putri cantik yang dijaga seorang raksasa yang jahat dan jelek. Bisa didapatkan namun butuh perjuangan, perjuangannya ialah menaklukan si raksasa itu. Raksasa pada konteks Direktori DMOZ ialah waktu dan kesabaraan, waktu identik dengan menunggu dan manusia paling bete kalau disuruh menunggu apalagi dalam waktu lama.

Begitupun men-submit blog ke direktori DMOZ diperlukan waktu hingga berbulan-bulan (biasanya hingga 4 minggu sampai berbulan-bulan), namun tidak ada kepastian sama sekali blog kita diterima atau tidak. Maka obat untuk mengatasi ke-bete-an ini ialah SUBMIT IT AND FORGET IT! Ini memang obat yang paling ampuh, saya submit blog saya ke DMOZ lalu melupakannya, kemudian biarkan waktu yang menjawab apakah blog saya diterima atau ditolak. Lagipula siapa yang mau menunggu sambil mengingat-ingatnya hingga berbulan-bulan? Gak janji dahhh!

Blog ini sudah saya daftarkan disana kira-kira 1 minggu lalu, dan saya tidak berharap banyak akan di terima. Diterima syukur, enggak yah gpp. Lamanya proses menunggu ini dikarenakan, direktori DMOZ di kelola oleh pe-review yang biasa di sebut Editor dari Golongan manusia (bukan dari golongan JIN loh…hehehe). Lain halnya dengan search engines, prosesnya lebih cepat dikarenakan para robot-lah yang akan mengunjungi blog kita, mereview-nya kemudian mengindexnya, sehingga segalanya jauh lebih cepat.

Para Editor ini berkerja secara sukarela alias tidak mendapat gaji, sehingga mereka tidak mempunyai kewajiban sama sekali untuk menerima setiap pendaftar agar blog mereka diterima di sana. Mereka terlepas dari beban untuk segera me-review setiap blog yang didaftarkan,karena mereka pun mempunyai kehidupan pribadi yang perlu di urus dan tentu saja banyaknya jumlah blog yang mendaftar sebagai faktor utama semakin leletnya proses persetujuan (approval).

Dan keuntungan jika blog kita terdaftar di direktori DMOZ maka Blog kita secara otomatis juga terdaftar di sejumlah direktori ternama seperti, AOL Search, AltaVista, HotBot, Lycos, Netscape Search setelah 2 minggu.

Namun posting ini bukanlah sebuah tips agar berhasil mensubmit blog di direktori DMOZ (Open Directory Project), seperti saya sudah tulis diatas blog saya sendiri masih dalam waiting list disana, maka ini bukan sebuah tips. Posting ini merupakan cara menempatkan Meta Tag untuk direktori DMOZ, loh untuk apa dan apa maksudnya Bi? Mungkin ada yang bertanya begitu.

Begini, jika blog kita sudah terdaftar di direktori DMOZ, maka Google akan menggunakan informasi yang telah kita tulis sebagai deskripsi blog kita di direktori DMOZ dan menampilkannya di halaman hasil pencarian (SERP), artinya Google BIASANYA akan menampilkan deskripsi dari direktori DMOZ. Nah sebagian blogger mungkin tidak menginginkan ini terjadi, mereka lebih suka meta deskripsi yang telah ia tulis di blognya-lah yang tampil di hasil pencarian. Atau jika deskripsi blognya selalu di rubah-rubah.

Selain memberi manfaat, terdaftar di direktori DMOZ juga dapat menuai sedikit masalah BAGI mereka yang tidak ingin deskripsi DMOZ blognya ditampilkan di halaman hasil pencarian. Kecuali jika mereka menulis deskripsi yang sama di DMOZ seperti deskripsi di blognya, maka tidak perlu menggunakan meta tag ini.

Keterangan: Noodp = No Open Directory Project (DMOZ).

Semoga bermanfaat!

Explore posts in the same categories: Tentang Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: